Cara Menghemat Listrik Dalam Pemakaian AC

Pakai AC boros? tetapi tanpa AC, susah tidur ya? Nah, berikut kami berikan berapa tips menggunakan AC tetapi biaya listrik tetap terkendali.

1. Apakah sewaktu membeli AC, anda menginfokan luas ruangan yang akan dipasangin AC?

Hal ini penting loh, kenapa? karena ukuran ruangan mempengaruhi juga. Kalau kita membeli AC dengan PK ketinggian, alhasil, boros daya listrik. Kalau kekecilan? kompressor akan bekerja lebih keras, hasilnya? sama saja. boros di maintenance. Jadi, pastikan dulu, luas ruangan dan PK yang dibutuhkan.

Selanjutnya, ada panduan memilih PK AC tidak? berikut ini merupakan panduan dalam memilih PK sesuai luas ruangan anda (perhitungan kasar saja karena masih ada faktor lain) :
1/2PK = 5000 Btu/h (ukuran ruangan 10m2)
3/4PK = 7000 Btu/h (ukuran ruangan 14m2)
1PK = 9000 Btu/h (ukuran ruangan 18m2)
1 1/2PK = 12000 Btu/h (ukuran ruangan 24m2)
2PK = 18000 Btu/h (ukuran ruangan 36m2)

Jika dalam pemilihan AC sesuai dengan kebutuhan ruangan anda maka kompressor pada ac yang bekerja akan bekerja lebih maksimum.

2. Perhatikan suhu yang tertera di remote AC anda.

Berapa suhu yang anda tentukan di remote AC anda? pada AC Standard dalam menyetel suhu remote AC pada 22 maka pada kompressor AC akan bekerja untuk membuat suhu didalam ruangan anda berada di 22. Pada saat AC mendeteksi bahwa suhu didalam ruangan anda berada di 22 maka kompressor AC akan berhenti bekerja sehingga angin yang keluar dari AC akan seperti angin dari kipas angin.

Permasalahannya adalah apabila anda menyetel suhu remote pada suhu minimum, maka kompressor AC akan terus bekerja agar suhu ruangan berada di suhu minimum. Kebayang gak? saat ini kita berada di Indonesia dimana suhu di dalam ruangan hampir tidak mungkin bisa berada pada suhu di angka 16 atau 18. Akibatnya, kompressor AC akan diperintahkan untuk terus menerus bekerja maksimal agar mencapai suhu minimumĀ  tersebut. Hal ini akan mengakibatkan usia kompressor yang menjadi lebih pendek. Untuk AC inverter juga sama, kompressor terus menerus bekerja yang mengakibatkan hampir tidak ada penghematan. Karena kompressor terus menerus bekerja keras maka bisa jadi biaya listrik AC inverter malah menjadi lebih mahal. Maka jika menyalakan AC biasakan setting remote anda di angka 22 agar lebih hemat.

3. Melakukan Pencucian AC Minimal 3 Bulan Sekali

Cara kerja AC unit indoor maupun outdoor adalah melakukan pertukaran kalor dengan melewati kisi-kisi di kondensor maupun evaporator. Kisi-kisi ini kerap kotor sehingga memerlukan pembersihan dengan cara melakukan pencucian. Jika tidak melakukan pencucian, kisi-kisi yang ditutupi kotoran akan mengakibatkan fan blade maupun blower bekerja extra keras. Hasilnya, daya listrik akan tinggi juga.

4. Operasikan AC di Ruangan Tertutup

Sering keluar masuk ruangan ber-AC? sebaiknya dihindari jika tidak ingin terkejut karena lonjakan biaya listrik. Hal ini juga agar unit AC tidak bekerja secara ekstra keras. AC anda akan berusaha mendeteksi dan menurunkan suhu ruangan. Jika ruangan terbuka atau sering terbuka, suhu ruangan tidak akan pernah tercapai dan hasilnya adalah, kompressor akan bekerja secara terus menerus. Hal ini akan menyebabkan biaya listrik akan cukup tinggi.

5. Beli dari Toko Resmi yang Dapat Membantu Anda Klaim Garansi

Tidak dapat dipungkiri, biaya perbaikan AC cukup mahal, terutama komponen seperti kompressor AC. Walaupun anda membeli ac dari toko online jual ac , pastikan mereka dapat membantu anda untuk klaim garansi. Sebaiknya juga ada toko fisik mereka.

 

Demikian tips yang dapat kami berikan. Mungkin bagi sebagian besar pembaca telah mengetahui tetapi belum sepenuhnya memahami kenapa harus melakukan hal diatas. Semoga artikel post ini dapat menjadi pencerahan bagi pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *